4 Cara Mengembalikan Indra Perasa

TRIBUNJATENG.COM – Selain mengganggu indra penciuman, gejala Covid-19 yang lain adalah terganggunya indra perasa.

Untuk mengatasinya, ada banyak cara mengembalikan indra perasa yang sebaiknya Anda jajal.

Selain akibat virus corona, menurunnya fungsi indra perasa juga bisa terjadi karena hal lain. Misalnya, pengobatan kanker.

Jadi, jika Anda mengalami gangguan pada indra perasa, jangan ragu untuk membicarakannya ke dokter.

Dengan begitu, Anda bisa mendapat bentuk perawatan yang sesuai.

Di bawah ini, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah untuk mengobati indra perasa Anda yang terganggu:.

Manfaatkan bahan alami dengan rasa asam

Melansir MD Anderson, kondisi mulut yang kering bisa semakin menurunkan fungsi indra perasa. Anda bisa mengatasi kondisi itu dengan memperbanyak produksi air ludah, caranya dengan mengonsumsi bahan alami dengan rasa asam. Anda bisa mengombinasikan lemon dengan makanan yang Anda konsumsi. Selain itu, minum jus lemon atau mengonsumsinya secara langsung sebelum jadwal makan juga bisa Anda lakukan. Dengan begitu, indra perasa menjadi lebih baik.

Coba makanan dengan tekstur yang berbeda

Cara mengembalikan indra perasa selanjutnya adalah dengan mengonsumsi makanan atau minuman dengan tekstur yang berbeda-beda. Selain mengembalik fungsi indra pencecap, mengonsumsi jenis makanan dengan tekstur yang beragam dapat meningkatkan nafsu makan.

Olahraga

Salah satu cara mengembalikan indra perasa adalah olahraga. Saat indra perasa tak berfungsi secara normal, nafsu makan Anda menjadi menurun. Anda perlu meningkatkan nafsu makan dengan rajin olahraga. Saat olahraga, energi Anda akan habis. Ketika itulah tubuh Anda meminta makan sehingga mau atau tidak mau, Anda perlu mengonsumsi sesuatu.

Tetap cukupi kebutuhan protein

Selain cara mengembalikan indra perasa yang telah disebutkan, Anda juga tetap perlu mengonsumsi sumber protein. Saat indra perasa terganggu, Anda mungkin akan merasa kesulitan untuk mengonsumsi sumber protein yang biasa Anda makan, seperti daging sapi atau daging ayam. Alih-alih mengonsumsi jenis protein tersebut, cobalah untuk tetap memenuhi asupan protein dari makanan lain. Anda bisa mengonsumsi susu kedelai, tahu, atau produk olahan susu lain yang memiliki banyakk protein. (Kontan.co.id)