Tim Wushu Fokus Mantapkan Teknik demi Target SEA Games 2023


Berikut adalah artikel atau berita tentang olahraga dengan judul Tim Wushu Fokus Mantapkan Teknik demi Target SEA Games 2023 yang telah tayang di zenduck.me terimakasih telah menyimak. Bila ada masukan atau komplain mengenai artikel berikut silahkan hubungi email kami di [email protected] Terimakasih.

Laksmana Pandu Pratama (25) merupakan salah satu atlet wushu nomor sanda yang akan tampil untuk kelas 52 kilogram pada SEA Games Kamboja. Saat ini, ia juga sedang mengikuti pemusatan latihan di Henan, China, dan meningkatkan berbagai catatan dari pelatih.

”Kami sudah mulai ada perbaikan pada kendala-kendala sebelumnya. Saat ini, kami sedang mengasah teknik. Kami mengejar taktik strategi kecepatan dan juga meningkatkan kekuatan,” kata Pandu yang dihubungi dari Jakarta, Rabu (5/4/2023).

Sebelumnya, Pandu pernah meraih medali perak pada SEA Games Vietnam untuk kelas 56 kg. Tidak ingin sampai di situ saja, ia menargetkan dirinya untuk memperoleh medali emas pada SEA Games Kamboja tahun ini.

Baca juga: Wushu Indonesia Targetkan Empat Medali Emas di SEA Games 2023

YOSEPHA DEBRINA RATIH PUSPARISA

Pelatih Kepala Tim Nasional Wushu Indonesia Novita memberi evaluasi dan arahan kepada atlet taolu seusai latihan dalam persiapan umum menuju sederet perhelatan internasional pada 2023 di GBK Arena, Jakarta, Kamis (5/1/2023).

Pandu mengatakan, selain harus meningkatkan tenaga, ia juga harus lebih percaya diri karena bertanding dengan teknik lengkap. Untuk mendapatkan emas, ia juga telah mempelajari permainan lawan dan akan bermain dengan lebih yakin.

”Harus berjuang hingga titik darah penghabisan untuk memperoleh emas. Untuk persiapan SEA Games, saya akan meningkatkan apa yang diinstruksikan pelatih. Di antaranya menambah kekuatan, lebih cerdik dalam segi strategi, serta menambang penguatan pada bagian-bagian tubuh yang pernah cedera,” ujar Pandu.

Pandu merasakan perbedaan antara latihan wushu di Indonesia dan di China, terutama dari segi cuaca. Menurut Pandu, cuaca di China jauh lebih dingin. Namun, sisi baiknya, ia memiliki lebih banyak teman berlatih dengan variasi yang berbeda-berbeda di sana.

Belajar dari pengalaman

Pelatih wushu nomor sanda Mukhlis, mengatakan, pengalaman SEA Games 2021 di Vietnam menjadi modal penting untuk menaklukkan pesaing pada SEA Games kali ini. Hampir semua teknik pun telah dipelajari para atlet.

”Hampir semua teknik kami pelajari dan asah di sini (China). Para atlet latihan dalam dua sesi, yakni pagi dan sore hari. Dalam satu sesi bisa latihan hingga dua setengah jam. Hari liburnya menyesuaikan jadwal yang diberikan pelatih China,” ujar Mukhlis.

Baca juga: Vietnam, Negara Paling Diwaspadai Tim Wushu Sanda Indonesia

ARSIP PRIBADI LETTU MAR MUKHLIS

Para atlet wushu Indonesia tengah melakukan pemusatan latihan di China sebelum bertanding pada SEA Games Kamboja 2022, Rabu (5/4/2023).

Harapan Mukhlis sesuai dengan harapan ketua umum dan pengurus PB Wushu Indonesia. Ia berharap para atlet bimbingannya bisa meraih target yang diberikan, yaitu empat medali emas.

Pada SEA Games Vietnam 2021, Indonesia meraih 3 emas, 9 perak, dan 3 perunggu. Dengan torehan tersebut, Wushu Indonesia berhasil menjadi runner up pada SEA Games Vietnam 2021. Sementara itu, juara umum wushu diraih tuan rumah Vietnam dengan raihan 10 emas, 3 perak, dan 7 perunggu.

Vietnam menjadi negara yang paling diwaspadai tim wushu Indonesia pada nomor sanda. Setelah Vietnam, ada Filipina dan Kamboja yang juga patut diwaspadai. Sebagai tuan rumah, Kamboja tentunya telah melakukan banyak persiapan.

Menurut Mukhlis, saat ini Kamboja memiliki visi yang kuat untuk mengejar predikat juara umum karena statusnya sebagai tuan rumah. Negara itu juga membatasi kuota keikutsertaan enam atlet untuk tiap negara.

Sebelumnya, Pelatih Kepala Wushu Indonesia Novita mengatakan, kemampuan atlet-atlet Indonesia saat SEA Games terakhir masih di bawah Vietnam sebagai tuan rumah.

Baca juga: Mental Atlet Wushu Sanda Indonesia Harus Turut Diperhatikan

ARSIP PRIBADI LETTU MAR MUKHLIS

Para atlet wushu Indonesia tengah melakukan pemusatan latihan di China sebelum bertanding pada SEA Games Kamboja 2022, Rabu (5/4/2023).

”Mereka lebih matang dari segi strategi dan bantingan. Dasar negaranya juga komunis, jadi melatih dengan keras. Kalau kita pasti ada ’rem’ sedikit karena isu hak asasi manusia,“ kata Novita.

Selain itu, kemampuan mumpuni atlet-atlet Vietnam dipengaruhi pula kondisi geografisnya. Negara yang berdekatan dengan China memberi keuntungan kepada Vietnam untuk belajar dari tempat asal wushu. Novi bahkan menyebut Vietnam sebagai “China“ di Asia Tenggara (Kompas.id, 9/1/2023).

Pada SEA Games kali ini, Indonesia menurunkan 14 atlet wushu. Enam atlet dari nomor sanda dan delapan atlet dari nomor taolu. Terdapat empat atlet putra nomor sanda, yaitu Laksamana Pandu Pratama, Bintang Reindra Nada Guitara, Samuel Marbun, dan Bayu Raka Putra. Sementara dua atlet sanda putri ialah Rosa Beatrice Malau dan Tharisa Dea Florentina.

Sementara itu, nomor taolu putra diperkuat Edgar Xavier Marvelo, Seraf Naro Siregar, Harris Horataius, Nicholas, dan M Daffa Golden Boy. Pada nomor taolu putri diperkuat Nandhira Mauriskha, Eugenia Diva Widodo, dan Tasya Ayu Puspa Dewi.

Artikel atau berita di atas tidak berkaitan dengan situasi apapun, diharapkan bijak dalam mempercayai atau memilih bacaan yang tepat. Terimakasih.