4 Cara Mengatasi Terlambat Haid

Bila semua kondisi di atas tidak ada namun tetap terlambat haid, maka kemungkinan besar terjadi haid tidak normal. Dengan melakukan sendiri beberapa hal berikut ini, Anda bisa mengatasi terlambat haid.

1. Pastikan ada kehamilan atau tidak

Salah satu penyebab terlambat haid adalah kehamilan. Bila ada riwayat berhubungan seksual setelah haid terakhir, kehamilan mungkin saja menyebabkan haid terlambat. Sebelum menduga terdapat penyakit tertentu, Anda perlu memastikan terlebih dahulu apakah ada kehamilan atau tidak.

Lakukan pemeriksaan menggunakan testpack di rumah. Bila hasilnya positif, maka Anda sebaiknya mengonfirmasi kehamilan ke dokter kandungan. Bila hasilnya negatif, Anda dapat mengulangi pemakaian testpack satu minggu kemudian. Anda tidak hamil jika hasilnya tetap negatif.

1. Makan banyak serat, kurangi lemak

Salah satu penyebab terlambat haid tersering adalah kelebihan berat badan dan obesitas. Untuk mengurangi kelebihan berat badan, Anda sebaiknya mengatur pola makan dengan baik.

Artikel Lainnya:Waspadai Penyakit Dibalik Nyeri Haid Tidak Normal (Dismenorea Sekunder)

Perbanyak konsumsi serat dari sayur dan buah, dan kurangi makanan berlemak. Jumlah konsumsi makanan berlemak tidak lebih dari 10 persen dari total makanan yang dimakan dalam satu hari.

1. Hindari olahraga terlalu berat

Bagi para atlet atau yang gemar melakukan olahraga berat (misalnya, lari marathon 20 km), terlambat haid bisa saja terjadi. Aktivitas fisik yang terlalu berat dapat menyebabkan gangguan keseimbangan hormon, termasuk hormon estrogen dan progesteron.

Ambil waktu beberapa hari untuk beristirahat dan kurangi porsi latihan untuk sementara waktu. Kemudian, perhatikan, apakah haid menjadi lebih teratur sesudah itu?

1. Memeriksakan diri ke dokter

Keluhan terlambat haid memerlukan pemeriksaan lebih lanjut bila belum haid selama tiga bulan berturut-turut atau lebih, ada nyeri perut bawah yang hebat, atau perdarahan haid sangat banyak dibandingkan biasanya.

Di luar itu semua, Anda sebaiknya memiliki buku atau kalender khusus untuk mencatat siklus menstruasi dengan detail dan jelas. Ini sangat membantu memastikan apakah terjadi terlambat haid atau tidak. Kalau memang benar terjadi gangguan haid, Anda bisa segera mengetahui dan memeriksakan diri ke dokter.

[BA/ RVS]