Katak Berkembang Biak Dengan Cara Apa Ya Nah Dia Ini Jawabannya

Katak berkembang biak dengan cara apa?Pada kesempatan kali ini kita akan coba membahas hewan amfibi dimana penyuka serangga ini sering menghabiskan hidupnya di air seperti rawa, sawah, kolam, genangan air, sungai kecil dan lain sebagainya daripada tinggal di darat karena memang disanalah habitatnya. Ya kita akan coba membahas mengenai katak, ya katak bukan kodok ya. Khususnya terkait pembahasan katak berkembang biak dengan cara apa sih? Sepertinya menarik membahas hewan vertebrata ini, yuk cekidot.

Katak berkembang biak dengan cara apa? cara berkembangbiak katak adalah dengan bertelur atau disebut ovipar dan pembuahan dilakukan secara eksternal. Artinya ketika si katak betina sudah mengeluarkan telur ke air kemudian katak jantan akan membuahi telur-telur tersebut dengan sperma. Telur-telur katak tersebut biasanya akan diletakkan dibawah daun yang ada air sebagai perlindungan untuk menghindari adanya predator.

Secara singkat tahapannya adalah pertama telur menetas menjadi berudu atau kecebong, kemudian berubah menjadi kecebong yang berkaki dan berekor lalu katak muda dan terakhir menjadi katak dewasa. Akan tetapi memang ada sebagian jenis katak yang perkembangbiakannya dengan cara melahirkan anak atau fertilisasi internal yang disebut vivipar dan ovovivipar.

Bagaimana cara katak berkembang biak?
Pada saat bertelur, katak mampu menghasilkan ratusan bahkan hingga ribuan telur meskipun tak semuanya mampu bertahan hingga menjadi katak dewasa, karena banyaknya predator yang mengincar misalnya seperti ikan mujair dan burung yang menyukai berudu. Pada umumnya telur-telur katak tersebut memerlukan waktu 1 hingga 3 minggu untuk menetas dan suhu pada air sangat menetukan lama penetasan telur katak tersebut.

Setelah telur-telur tersebut menetas kemudian akan menjadi kecebong, kemudian kecebong menjadi katak kecil setelah memakan waktu 5 hari lamanya. Ketika di dalam air kecebong memakan alga, tumbuhan kecil yang terdapat di air dan termasuk juga plankton sebagai sumber utama makanannya.

Setelah itu katak yang masih muda, terlihat dari perubahan fisiknya sudah mempunyai 4 kaki meskipun bentuk masih berupa kecebong. Nah dalam tahap ini merupakan proses pertumbuhan yang lumayan cukup lama, bisa dalam hitungan minggu bahkan sampai bulanan untuk berubah ke tahap selanjutnya. Karena ditahap inilah kaki tumbuh lengkap, organ dalam seperti paru-paru terbentuk sampai dengan sempurna hingga insang dan ekor yang hilang. Dan pada akhirnya jadilah katak dewasa yang hidup di darat. Katak tidak mempunyai tulang rusuk dan otot diafragma yang membuat katak tidak sama dengan manusia ketika memasukkan oksigen ke paru-paru.

Apakah semua katak berkembang biak dengan cara ovipar?
Pada umumnya cara berkembangbiak katak itu bertelur, akan tetapi berbeda dengan spesies katak yang satu ini, yaitu katak Limnonectes larvaepartus dan keberadaannya bisa ditemukan di wilayah sulawesi dan menjadi katak endemik sulawesi, Indonesia. Limnonectes larvaepartus merupakan satu-satunya dari 12 spesies katak yang bisa melahirkan berudu secara evolusi fertilisasi internal. Dan menurut para ahli di Sulawesi terdapat setidaknya 25 jenis katak bertaring.

Berbeda lagi dengan katak yang keberadaannya sudah tidak terdeteksi lagi atau punah sekitar tahun 1980 an, yaitu katak Rheobatrachus. Katak ini mengerami telurnya tapi di dalam lambungnya kemudian setelah menjadi kecebong dia muntahkan.

Ada juga katak yang langsung melahirkan bayinya yang ditemukan di Afrika dimana katak itu disebut Nimbaphrynoides dan Nectophrynoides. Katak ini tidak melahirkan kecebong akan tetapi langsung katak muda.

Apakah katak berkembang biak dengan cara vegetatif atau generatif?
Pertama kita pahami dulu apa itu perkembangbiakan secara generatif dan vegetatif. Generatif itu artinya si hewan harus melakukan proses kawin dulu, ada kegiatan seksual antara si jantan dan betina. Sedangkan vegetatif adalah tanpa adanya proses perkawinan atau aseksual. Jadi jelas untuk katak berkembang biak secara generatif dan caranya ovipar.

Katak ini memiliki siklus hidup yang sangat unik, karena sebagai hewan amfibi ketika kecil berada di dalam air layaknya ikan bernafas menggunakan insang. Dan ketika sudah menjadi katak dewasa bernafas melalui kulit dan paru-paru. Dan tetap bisa hidup di air dan darat. inilah ciri hewan amfibi yaitu hidup di 2 alam.

Akan tetapi kemampuan katak untuk hidup di dua alam darat dan air ini jika dia sudah menjadi katak dewasa dan segi anatomi tubuhnya sudah terbentuk sempurna, seperti kakinya yang sudah ada 4 dan paru-paru serta hilangnya insang dan ekor. Meskipun sudah menjadi katak dewasa, dia akan tetap berada di sekitaran air, karena tempat berkembang biaknya di air. Katak tidak akan berada jauh dari air kurang dari 10 meter.

Kesimpulan
Katak berkembang biak dengan cara ada yang ovipar, vivipar dan ovovivipar. Dapat dikatakan katak memiliki cara berkembang itu semua seperti yang sudah kita jabarkan tadi di atas tergantung dari jenis dan spesiesnya serta asal tinggal katak tersebut.

Demikian informasi mengenai katak berkembang biak dengan cara yang bisa kami rangkum, semoga bisa bermanfaat dan manmbah ilmu pengetahuan kamu. Sampai jumpa di artikel lainnya. Terima kasih.