Membuat Blog Dari Awal Dalam Waktu 30 Menit Panduan Untuk Pemula

Membuat blog dari awal. Seringkali kita punya ide atau hal-hal menarik tapi bingung bagaimana cara menyalurkannya.

Sebenarnya mudah, sih. Buat saja blog.

Jaman serba canggih seperti sekarang ini memudahkan orang-orang untuk membuat blog dari awal.

Tahukah Anda, blog bukan hanya dijadikan sebagai media penyalur ide lagi.

Banyak yang memanfaatkan blog untuk berbisnis juga.

Tapi kali ini akan kita bahas mengenai blog secara general saja.

Artikel ini akan memandu Anda untuk membuat blog dari awal.

Tanpa basa-basi lagi, ayo segera kita bahas!

Ada beberapa pertanyaan yang biasa diajukan orang sebelum memulai blog. Misalnya seperti ini.

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk awal blogging?

Mengatur blog itu simpel dan mudah.

Kalau Anda mengikuti instruksi dari artikel ini, kira-kira kurang lebih menit.

Tapi kalau berkaitan dengan pemilihan nama domain dan theme blog, tergantung dari Anda juga.

Misalnya dari awal Anda sudah punya gambaran seperti apa tampilan blog Anda nanti, pasti tidak perlu waktu yang lama.

Dan terakhir, ini berkaitan dalam menciptakan konten yang berkualitas untuk pengunjung blog.

Di bagian ini Anda mungkin memerlukan waktu yang agak lama karena mungkin saja Anda ingin menggabungkan konten Anda (misalnya teks dengan image atau teks dengan video).

Tujuannya sudah pasti untuk menarik minat baca para pengunjung blog.

Pertanyaan berikutnya,

Cost untuk blogging itu berapa ya?

Anda tidak usah khawatir, blogging itu ada yang gratis, kok.

Tapi yang namanya gratisan, pasti ada beberapa fitur yang tidak Anda peroleh.

Kalau Anda serius untuk mulai membuat blog dari awal, berarti Anda harus siap untuk mengeluarkan dana lebih untuk mendapatkan nama domain dan web hosting.

Nanti kita bahas lebih lanjut ya!

1. Memilih Platform Blogging

Banyak platform yang bisa Anda pilih untuk membuat blog dari awal.

Biasanya orang familiar dengan 3 jenis platform blogging ini :

di antara pilihan-pilihan di atas ada istilah hosted dan self-hosted.

Hosted adalah istilah dimana blog Anda cuma ‘numpang’ di website platform. Platform yang hosted biasanya gratis.

Misalkan Anda membuat blog dari awal menggunakan platform yang hosted, nantinya nama blog Anda menjadi seperti ini namabloganda.blogspot.com atau namabloganda.wordpress.com.

Menggunakan platform yang hosted juga terbatas dalam hal penggunaan fitur, theme, dan web Anda bisa dihapus suatu saat nanti.

Sedangkan self-hosted, Anda memiliki kendali penuh atas blog Anda.

Anda bisa langsung membuat blog tanpa embel-embel nama platform setelah nama blog Anda. Jadi seperti namabloganda.com.

Kebalikannya dari hosted ya, self-hosted ini berbayar.

Memilih platform jenis ini Anda perlu mengeluarkan uang sekitar 300 ribu / tahun. Di samping itu Anda bisa menggunakan fitur dan theme yang ada.

Semua menjadi lebih felksibel.

Kalau mau tujuannya mau coba-coba gunakan dulu saja yang platformnya hosted.

Nanti kalau sudah serius Anda bisa beralih ke self-hosted (dan pastikan rencana Anda sudah matang ya).

Note : Di artikel ini akan menggunakan WordPress untuk platform bloggingnya.

Masuk ke dalam bagian ini, Anda harus mempertimbangkan dengan baik dalam pemilihan nama domain.

Nama domain itu penting karena :

* Ini akan menentukan first impression untuk pengunjung web
* Juga akan mempengaruhi peringkat Anda di search engines
* Dan juga menentukan brand Anda!

Berikut ini ada beberapa tipsnya untuk Anda!

Pilihlah Nama yang Brandable Dibandingkan yang Umum.

Maksudnya adalah nama domain yang brandable itu lebih unik dan menonjol diibandingkan dengan nama domain yang sudah umum.

Nama domain yang umum biasanya diisi dengan keyword dan tidak bisa diprediksi.

Contohnya, lebih brandable dibandingkan dengan

Tetap Singkat.

Menurut penelitian dari Gaebler.com, majalah untuk entrepreneur, 100 situs teratas memiliki sekitar 6 karakter dalam nama domain mereka.

Mudah Diketik dan Diucapkan.

Pilihlah nama domain yang mudah diketik dan mudah saat diucapkan.

Dengan begitu orang-orang akan lebih mudah mengingatnya.

Kalau Anda belum punya nama domain, Anda bisa menggunakan NameCheap.

1. Apa Itu Web Hosting dan Kenapa Anda Membutuhkannya?

Anda bertanya-tanya apa itu web hosting?

Singkatnya, web hosting adalah sebuah layanan yang menjadikan blog Anda mudah diakses untuk semua orang.

Web hosting menyimpan semua file, gambar dan konten yang dimiliki blog Anda.

Anda tidak akan bisa membuat blog jika Anda tidak memiliki web host.

Memilih host merupakan hal yang penting dalam membuat blog dari awal.

Web host yang buruk akan membawa masalah untuk blog Anda.

Contohnya customer service yang tidak membantu dan adanya fee tersembunyi. Itu yang paling umum.

Ada juga host murah tapi kebanyakan dari mereka gagal dalam mengarahkan pengunjung untuk ke situs Anda.

Sekarang Anda merasa cemas? Apakah ada host yang murah tapi juga bisa mengontrol resource dengan baik?

Tentu saja ada! Anda bisa menggunakan Bluehost sebagai host Anda.

Ada beberapa poin mengapa Bluehost bagus untuk digunakan :

* Mereka punya one-click instalasi WordPress, ini akan memudahkan Anda untuk membuat blog dari awal.
* Mereka punya support 24/7, jadi akan selalu ada orang yang menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda.
* WordPress merekomendasikan Bluehost kepada orang-orang sejak tahun 2005.
* Mereka menjamin garansi uang kembali, jadi Anda bisa mengajukan refund.
* Anda bisa mendapatkan nama domain secara gratis!

Tapi kalau Anda merasa tidak cocok dengan Bluehost, Anda bisa memilih provider web hosting lainnya.

Jadi, bebas. Semua pilihan kembali kepada Anda.

Panduan untuk Mengatur Blog Anda pada Bluehost
Anda penasaran dengan langkah-langkah mengatur blog dengan Bluehost?

Berikut ini adalah langkah-langkahnya :

* Sign up ke Bluehost atau provider web hosting lainnya.
* Pilih hosting plan (Anda bisa memilih yang paling murah).
* Pilih nama domain yang Anda mau (mereka akan memberikan secara free).
* Tulis kontak Anda, informasi billing, dan pilih ekstra.
* Cukup sekali klik untuk menginstal WordPress.

#1. Masuk ke Bluehost dan klik tombol “get started”
Masuk ke Bluehost dan klik tombol “get started”.

#2. Memilih plan hosting
Ok, kini Anda waktunya Anda untuk memilih paket hosting.

Ada 3 pilihan untuk Anda, Basic, Plus and Prime.

Untuk pemula, Anda bisa memilih yang basic.

Anda bisa memilih Plus dan Prime kalau pengunjung Anda sudah mencapai lebih dari seribu dalam sehari.

Basic pilihan paling ok, jadi Anda bisa menghemat uang.

#3. Memilih nama domain yang Anda inginkan
Berikutnya, Anda perlu memilih nama domain.

Banyak akhiran yang tersedia, seperti .net, .org, .id, .com.

Tapi dianjurkan untuk menggunakan .com atau .id karena lebih familiar.

Ada 3 bagian untuk page ini. Yang pertama tentang informasi akun

Masukkan informasi kontak Anda seperti di bawah ini.

Berikutnya, page tentang pilihan service.

Pertama, Anda perlu memilih account plan. Di pilihan basic, Anda bisa memilih sign up untuk 12, 24, atau 36 bulan.

Berikutnya Anda memiliki beberapa pilihan add-on untuk dipilih.

Ada 2 hal yang Anda perlu pertimbangkan :

Domain privacy. Ketika Anda mendaftar nama domain, semua informasi Anda dimasukkan ke dalam database public.

Kalau Anda tidak mau dijadikan public, Anda bisa centang pilihan ini dan Bluehost akan muncul sebagai pendaftar.

Anda masih memiliki kontrol penuh dan memiliki domain.

Jadi pilihan ini akan melindungi Anda dari spammer.

Tapi kalau Anda tidak keberatan informasi Anda dijadikan public, hapus centang dan Anda akan menghemat $0.99 / bulan.

Site Backup Pro. Walaupun WordPress aman, tapi sebaiknya Anda juga berjaga-jaga.

Anda bisa mendaftar ke Site Backup Pro kalau Anda takut ada suatu hal yang kacau nantinya.

Bagian terakhir, adalah informasi billing. Kalau Anda ingin membayar dengan PayPal, klik di link “more payment options”.

#5. Gunakan 1-click untuk menginstall WordPress
Anda sudah mengatur hosting dengan Bluehost? Great!

Sekarang Anda perlu menginstall WordPress.

Untungnya Anda tidak perlu berlama-lama untuk menginstal WordPress.

Berikut ini panduan step-by-step untuk menginstall WordPress di Bluehost :

1. Login ke Bluehost control panel.
2. Sekali Anda log in, Anda akan diarahkan ke Control Panel. Dari situ, pilih “Instal WordPress”.

1. Anda akan dibawa ke page berikutnya di mana Anda dapat memilih URL Blog.

Disarankan Anda menggunakan root domain Anda. Seperti , bukan www. namadomainanda.com/blog/.

#6. Log ke dalam blog baru Anda
Pada tahap ini, Anda harus memiliki situs WordPress kosong yang sudah terinstal.

Mulailah menulis di new web address Anda untuk melihat bagaimana tampilan blog WordPress Anda.

Awalnya mungkin akan terlihat seperti ini :

Selanjutnya, log in ke admin panel melalui address seperti : /wp-admin/.

Anda akan menggunakan username dan password log in yang sama ketika di awal Anda mengaturnya.

Setelah log in, Anda akan melihat page welcome dari panel admin.

1. Mengkustomasi Blog dan Memilih Theme

Sekali sudah di dalam dashboard WordPress, Anda bisa mulai mengkustomasi blog.

Dalam dashboard, Anda akan melihat items pada menu admin WordPress.

Berikut ini penjelasan :

* Dashboard : ini adalah page yang Anda lihat setelah log in
* Post : Anda bisa menulis dan mempublikasi blog posts baru, view, dan mengedit yang lama.
* Media : ini tempat dimana Anda bisa mengupload gambar, PDF, video.
* Links : banyak blog yang tidak menggunakan ini. Anda bisa skip dulu.
* Pages : Anda bisa menulis dan pages baru view, dan mengedit yang lama. Anda bisa melihat ini setelah memilih desain blog Anda.
* Comment : Anda bisa melihat bagian ini ketika ada yang meninggalkan comment di postingan Anda.
* Appearance : Di sini Anda bisa mengubah tampilan blog Anda.
* Plugins : di bagian ini Anda bisa menambahkan dan menghapus plugins.
* Users : kalau ada orang yang menulis konten juga selain Anda, Anda bisa menambahkannya sebagai user. Jadi mereka dapat mengedit postingan.
* Tools : tools tambahan ini bisa Anda gunakan untuk mempublikasikan postingan.
* Settings : Anda bisa mengedit settingan blog Anda di sini.

Untuk mempelajari lebih jauh dari masing-masing itemsnya, Anda bisa cek di sini

Memilih Theme yang free untuk Blog Anda

Ini merupakan bagian yang menyenangkan!

Berita buruknya :

* Anda akan menghabiskan waktu yang lama untuk mencari theme yang perfect!
* Dan theme WordPress ini akan berpengaruh terhadap tampilan blog Anda, jadi pertimbangkan!

Berita bagusnya :

* Anda bisa melakukan semuanya sesuai dengan keinginan Anda.
* Anda mendapatkan theme WordPress yang free agar blog jadi terlihat bagus.
* Anda bisa menggantinya nanti.

Ibaratnya, theme ini adalah frame mobil Anda.

Ini akan mengganti tampilan mobil tapi tidak berdampak terlalu banyak ke fitur atau performannya.

Untungnya, WordPress punya banyak theme yang bagus dan pastinya sudah disesuaikan dengan brand, niche atau industri Anda.

Berikut ini ada tips untuk mencari theme WordPress yang bagus :

1. Cari yang simpel. Karena desain yang tidak jelas akan menyulitkan pembaca untuk fokus ke blog Anda.
2. Responsive. Theme yang dipilih harus bisa responsive kalau misalkan blog Anda dibuka dari mobile atau layar pc.
3. Speed. Walaupun theme tidak memperlambat blog, tapi ada baiknya Anda mengetes theme yang akan digunakan.

Gunakan Pingdom Website Speed Test kemudian masukkan url dari theme.

Lihat berapa lama load page Anda.

Kalau loadingnya lama, ganti theme yang lain (karena idealnya waktu loadnya di bawah 2 detik.)

1. Mudah di kustomasi. Sebaiknya pilih theme yang mudah dikustomasi agar tidak menyulitkan Anda nantinya.
2. Terbaca oleh SEO. Semua akan sia-sia kalau tidak terbaca oleh SEO. Cari SEO optimized atau SEO ready dalam penjelasan theme.
3. Keamanan. Theme sebenarnya tidak akan menimbulkan masalah keamanan.

Tapi bagus juga kalau Anda memeriksa kembali beberapa review dan komentar.

Ingat tips-tips di atas untuk membantu Anda dalam memilih theme blog.

Tapi yang paling penting dalam membuat blog dari awal adalah pilih theme yang Anda suka.

Bagaimana menemukan theme? Berikut ini ada panduannya untuk Anda.

1. Belajar untuk Menambahkan Posts dan Pages

Anda sudah selesai dalam memilih theme? Ok, sudah waktunya untuk bagian menarik berikutnya!

Tulis postingan blog pertama Anda!

Kembali ke panel admin WordPress Anda dan kemudian klik Posts >> Add New dari sidebar sebelah kiri.

Ini penjelasannya :

1. Area title. Di sini Anda akan menuliskan title post Anda.

2. Area content. Anda akan menulis isi blog, Anda bisa copy paste dari Ms.Word. Anda bisa menambahkan images dan media lain ke post Anda dengan klik Add media.

3. Tools editing standar. Ada pilihan seperti bold, italic, lists, paragraph, dan headlines.

4. Tools publishing. Anda bisa preview postingan sebelum dipublish, disave menjadi draft, sampai menjadwal postingan Anda.

5. Tools tambahan. Anda bisa mengupdate postingan blog Anda dan mengategorikannya.

Anda bisa mempelajari lebih jauh di sini.

Informasi tambahan untuk Anda :

Biasanya kalau Anda menulis sesuatu yang perlu penjelasan lebih lanjut, Anda bisa menggunakan link dari web lain untuk memperkuat statement Anda.

Tambahkan link ke post Anda, begini caranya

Lihat pada item paperclip yang ada di sebelah kanan Align Right.

Nah, masukkan URL yang ingin Anda link.

Kemudian klik ikon setting yang ada di sebelah kanan tanda panah biru.

Klik box open in link a new tab. Ini sangat penting karena Anda pastinya tidak ingin orang meninggalkan situs Anda ketika mereka klik link tersebut, bukan?

Lalu bagaimana kalau ingin menambahkan gambar di postingan? Anda tinggal klik add media.

Tampilan yang akan muncul seperti di bawah ini. Anda bisa mengecek gambar yang sudah diupload di media library.

Setelah gambar sudah terupload, Anda bisa mengatur ukuran dan penempatannya.

Untuk menambah feature image, lihat pada bagian pojok kanan bawah.

Anda lihat tulisan set feature image? Klik di situ dan upload gambar pilihan Anda.

Bagaimana kalau misalkan ingin menambahkan video dari YouTube?

Bisa saja.

Anda bisa mengcopy URL video YouTube yang Anda mau ke area content.

Hanya pastikan kalau URL itu punya line sendiri.

Sekali Anda publish, video akan muncul.

Berikutnya yang perlu Anda ketahui dalam membuat blog dari awal dengan menggunakan WordPress adalah menciptakan slug.

Apa itu slug?

Slug merupakan URL dari postingan Anda.

Anda bisa lihat slug di bawah title post.

Ada tulisan Permalink /post_title.

Kadang-kadang, title dari post blog Anda akan membuat slug yang bagus.

Tapi biasanya kepanjangan dan Anda perlu mengubahnya.

Menjadi sekitar 2-4 kata saja.

Selanjutnya menambahkan headings.

Gunanya headings? Headings akan membantu Anda untuk menyusun content Anda.

Juga membuat orang lebih mudah membaca content Anda.

Cek gambar berikut agar lebih jelas.

Semakin besar urutan angka, headingnya akan semakin kecil.

Semua disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Terakhir, publikasikan post Anda.

Bagian terakhir tapi yang paling crucial adalah waktunya Anda untuk mempublikasikan postingan Anda.

Tapi sebelum itu, Anda bisa preview terlebih dulu tampilan postingan sebelum benar-benar dipublikasi.

Dan selamat! Anda baru saja mempublikasikan postingan blog pertama Anda!

Buat Blog Anda Sekarang!
Jadi, sekarang Anda sudah mendapatkan semua yang perlu Anda ketahui untuk membuat blog dari awal.

Sudah saatnya untuk mulai bergerak!

Kalau Anda ingin berbagi ide atau ingin menunjukkan kepada orang-orang secara luas tentang keahlian Anda, membangun audiens atau komunitas, atau menghasilkan uang dengan blog Anda, mulailah sekarang juga!

Persiapkan semua dan jalankan.

Banyak sekali orang yang tertinggal karena mereka berpikir “Nanti saja deh.” Dan kemudian menunda semua dan akhirnya malah tidak mengambil action sama sekali.

Anda tidak ingin menjadi orang yang tertinggal dalam meraih kesuksesan, kan?

Kalau begitu, selamat mempraktikkan!

Oh iya! Anda ingin mengubah blog menjadi mesin penghasil uang? Ingin tahu cara-caranya? Kalau begitu download ebooknya di bawah ini!

Kalau Anda memiliki kesulitan dalam membuat blog dari awal atau punya cerita menarik berhubungan dengan topik ini sampaikan saja ke Digitalmarkerter.id dan pembaca lainnya dengan mengisi kolom komentar di bawah ini.