Tips Dan Cara Untuk Membuat Musikalisasi Puisi Keren

Selain melalui deklamasi biasa, puisi juga bisa disampaikan lewat cara musikalisasi. Penambahan aransemen musik bukan hanya dapat membantu menguatkan nuansa puisi yang dibawakan, tetapi juga membuatnya lebih menghibur. Cara membuat musikalisasi puisi sendiri cukup mudah kok, GenK!

Apa Itu Puisi?
Pernah mendengar tentang musikalisasi puisi, GenK? Sebelum membahas apa itu musikalisasi puisi, tidak ada salahnya untuk mencari tahu terlebih dahulu apa itu puisi. Puisi adalah sebuah bentuk karya sastra yang disusun dengan komponen irama, rima, penyusun bait, dan baris, serta lirik yang dirangkai sedemikian rupa sehingga terasa indah dan penuh makna. Puisi biasanya berasal dari isi hati yang dirasakan maupun dialami oleh penyair.

Ada 2 jenis puisi, yaitu puisi lama dan puisi modern. Kedua jenis puisi tersebut memiliki ketentuan yang berbeda. Puisi lama adalah pantun dan syair yang masih terikat dengan jumlah baris, bait, dan rima. Sedangkan puisi modern sudah tidak terikat lagi dengan jumlah bait, baris, dan rima. Puisi modern sering disebut sebagai puisi bebas berbeda dengan karya sastra lain, puisi merupakan karya sastra yang lebih menonjolkan keindahan tata bahasa dan makna.

Walaupun puisi merupakan salah satu karya yang berasal dari ekspresi bebas seorang penyair, tapi puisi tidak dibuat sembarangan loh. Pemilihan bahasa yang tertata kerap kali menjadi pilihan penyair untuk menyampaikan makna yang tersurat di dalam puisi. Jadi, penjiwaan itu penting banget untuk penyair saat membawakan puisinya di depan umum, penyair harus menjiwai setiap bait puisi. Ini bertujuan agar audiens mengerti apa makna dari puisi yang sudah ditulis oleh penyair. Selain itu, puisi yang dibawakan dengan penuh penghayatan akan menciptakan sebuah penampilan seni yang menarik. Salah satu cara penampilan seni adalah lewat musikalisasi puisi.

Apa Itu Musikalisasi Puisi?
Ilustrasi musikalisasi puisi (sumber: unsplash.com)

Musikalisasi puisi adalah alih wahana puisi yang dibawakan oleh seorang penyair dengan cara dinyanyikan. Dalam hal ini, terjadi pengkolaborasian antara sastra dengan musik. Tujuan dari alih wahana ini adalah agar audiens yang tadinya kurang paham menjadi paham dan yang tadinya tidak bisa mendapat gambaran isi puisi bisa menjadi tahu isi puisi yang dibawakan penyair. Musikalisasi puisi juga memiliki manfaat. Berikut di antaranya:

1. Dapat membangkitkan imajinasi audiens
2. Mempermudah audiens untuk memahami makna dari isi setiap bait puisi.
3. Penyair dan audiens lebih bisa menghayati setiap bait puisi.
4. Tidak hanya sekedar pentas seni karya sastra, musikalisasi puisi juga bisa dijadikan sebagai media hiburan

Cara Membuat Musikalisasi Puisi
Setelah mengetahui definisi, tujuan, dan manfaat musikalisasi puisi, apakah kamu tertarik untuk membuatnya? Biasanya pada mata pelajaran di sekolah-sekolah Indonesia, ada saatnya kamu diberi tugas seperti ini loh. Itu menandakan kalau musikalisasi puisi bukan hal yang kuno. Kamu bisa berkreasi dengan aransemen yang akan kamu gunakan pada puisi pilihan kamu. Ini dia beberapa cara untuk membuat musikalisasi puisi

1. Memilih puisi
Ini merupakan tahap paling awal sebelum kamu benar-benar membuat musikalisasi puisi. Pada tahap ini kamu diharuskan untuk memilih puisi yang akan kamu beri irama nantinya. Kamu boleh memilih karya-karya penyair Indonesia yang menurutmu cocok untuk dimusikalisasi. Akan tetapi tidak ada salahnya juga kalau kamu menciptakan puisi sendiri.

2. Memahami setiap bait puisi
Tahap ini menjadi tahap yang paling penting. Kamu harus bisa memahami makna dari setiap bait puisi yang akan kamu musikalisasi. Berarti pada tahap ini kamu harus peka dengan perasaan yang timbul pada karya puisi. Beberapa komponen puisi yang bisa membantumu dalam memahami makna puisi adalah tema, suasana, dan rima. Semakin kamu menghayati tiap bait puisi, maka akan semakin baik pula hasilnya.

3. Menentukan jenis alat musik
Tahap selanjutnya adalah menentukan alat musik yang akan kamu gunakan untuk mengiringi musikalisasi puisi. Pilihlah alat musik yang mahir kamu mainkan. Tidak apa sederhana, yang penting hasilnya memuaskan. Jenis alat musik juga disesuaikan dengan aransemen yang akan kamu buat. Pilih alat musik bernada lembut, seperti gitar, piano, organ, suling, harmonika, dan lain-lain.

4. Menciptakan notasi nada
Tahap ini merupakan tahap di mana kamu mengaransemen notasi nada untuk mengiringi puisi. Pilihlah nada yang cocok dengan makna yang ada di setiap bait. Maka dari itu, kamu harus paham dulu bagaimana karakteristik puisi yang akan kamu musikalisasi. Setiap nada akan mewakili perasaan tertentu, seperti senang, sedih, resah, dan lain-lain. Walaupun tahap ini agak sulit, tapi kamu pasti bisa melewatinya. Apalagi bila kamu rajin mengulik nada untuk mengiringi puisi.

5. Menampilkan hasil karya musikalisasi puisi
Ini merupakan tahap terakhir. Apabila semua komponen sudah siap, maka kamu sudah bisa menampilkan hasil karyamu. Percaya diri menjadi kunci utama saat menampilkan karya. Kalau kamu percaya diri, maka karya dipentaskan dijamin sukses deh.

Tips Membuat Musikalisasi Puisi
Ternyata puisi merupakan karya sastra yang istimewa loh. Hanya puisi yang dapat dimusikalisasi, sedangkan karya sastra lain tidak. Akan tetapi, ingat, iringan musik harus sesuai dengan makna dari setiap bait puisi. Jangan sampai puisi yang sudah dibuat malah berubah makna karena salah pilih aransemen musik. Terlihat sulit? Tenang saja, kami punya beberapa tips yang bisa kamu terapkan sebagai salah satu cara membuat musikalisasi puisa. Ini dia tipsnya!

1. Pilih puisi yang kamu suka
Tips yang pertama adalah memilih puisi yang kamu suka. Tidak hanya soal kalimat yang ditulis di tiap bait, tetapi juga makna yang tersurat di dalamnya. Hal ini sebenarnya sederhana, namun sering dilupakan. Apabila kamu suka dengan suatu puisi, maka kamu juga akan semangat saat menguliknya. Hasil musikalisasi puisi yang kamu buat pasti akan bagus hasilnya.

2. Gunakan alat musik yang sederhana
Tips selanjutnya adalah gunakan alat musik yang sederhana. Mengapa begitu? Pada saat musikalisasi puisi, kamu harus menghindari alat musik yang keras dan kasar. Pilihlah alat musik sederhana yang bisa menghasilkan irama lembut dan merdu. Ini juga bertujuan agar audiens nyaman saat mendengar pertunjukanmu.

3. Buat aransemen yang cocok dengan makna puisi
Tips berikutnya adalah membuat aransemen yang cocok dengan makna puisi. Ini adalah hal yang penting. Jangan sampai kamu gagal menyampaikan makna puisi hanya karena aransemen buatanmu tidak cocok dengan makna. Tidak perlu buru-buru saat memilih notasi nada, yang penting hasilnya memuaskan.

4. Cari referensi sebanyak-banyaknya
Tips terakhir adalah mencari referensi sebanyak-banyaknya. Apabila kamu memiliki banyak referensi, tidak menutup kemungkinan kamu menjadi lebih kreatif saat mengulik makna dan nada puisi. Saat ini kamu akan lebih mudah menemukan karya musikalisasi puisi di internet, salah satunya di YouTube.

Alat Musik untuk Musikalisasi Puisi
Salah satu cara untuk membuat musikalisasi puisi, adalah menggunakan alat musik. Beberapa referensi jenis alat musik yang bisa kamu gunakan. Akan tetapi pemilihan alat musik juga harus disesuaikan dengan topik puisi dan lokasi pementasan karya loh. Jika lokasi pementasan karya berada di sekolah, tentunya kamu hanya bisa menggunakan alat musik sederhana dan mudah untuk dibawa ke mana-mana. Berikut beberapa rekomendasinya:

Alat Musik Gitar (sumber: pexels.com)

Salah satu alat musik sederhana namun bisa menghasilkan nada yang lembut adalah gitar. Selain itu, gitar juga mudah dibawa kemana saja. Sehingga kamu tidak perlu repot-repot menyiapkan alat musik saat akan pentas. Dengan permainan solo, gitar sudah bisa menghasilkan jenis musik akustik ala-ala remaja sekolah. Serambi Seni adalah salah satu channel YouTube yang bisa kamu jadikan referensi. Mereka memusikalisasi puisi karya Chairil Anwar yang berjudul “Aku”.

Piano (sumber: pexels.com)

Berikutnya adalah piano atau organ. Keduanya sama-sama bisa menghasilkan nada yang lembut dan merdu. Namun sayangnya piano agak sulit untuk dipindah-pindahkan. Akan lebih mudah bila kamu menggunakan organ, karena lebih ringan dan bisa dipindah tempat. Kamu bisa menonton video yang diunggah di channel YouTube Pena Safa, karena di sana ia pernah mengunggah musikalisasi puisi berjudul “Tentang Rindu” yang diiringi dengan alunan nada piano.

Harmonika (sumber: pinterest.com)

Salah satu alat musik yang bisa menjadi pilihan tepat apabila kamu berperan sebagai pengiring musik adalah Harmonika. Bentuknya yang kecil membuatnya lebih mudah dibawa kemana-mana. Kamu bisa mengkolaborasikan antara harmonika dengan alat musik lainnya, agar irama yang dihasilkan cocok dengan tema. Kamu bisa menonton video musikalisasi puisi yang diunggah oleh Ninjagaban pada channel YouTube-nya. Di sana ia menggunakan harmonika saat pentas.

Biola (sumber: pexels.com)

Kamu juga bisa menggunakan biola sebagai alat musik untuk mengiringi pementasanmu. Nada yang dihasilkan biola bisa membuat audiens lebih menghayati makna dari tiap bait puisi. Biola juga termasuk alat musik yang mudah dibawa kemana-mana. Biasanya biola dipakai untuk mengiringi puisi sedih atau yang menyayat hati sebagai contoh, kamu bisa menonton video yang diunggah pada channel YouTube Music-is-me. Ia mengunggah video musikalisasi puisi karya Chairil Anwar berjudul “Sia-Sia”.

Itu dia cara dan tips membuat musikalisasi puisi sederhana yang bisa kamu praktikkan sendiri. Ternyata tidak sesulit yang dibayangkan bukan? Kamu hanya perlu memilih puisi yang kamu suka, pahami isi dan maknanya, kemudian buat aransemen musiknya. Tampil dengan percaya diri adalah kunci sukses saat pementasan karyamu. Tunggu apa lagi? Buat karya dan gaya kamu sendiri! Selamat berkarya!